Ada Apa Dengan Sumpah Pemuda?

0
89

Sumpah Pemuda yang selalu dalam perayaannya menjadi hari libur nasional adalah tonggak utama bangsa Indonesia, sumpah yang dilantunkan demi menyemangati perjuangan kaum muda
bangsa dimana pun saat itu berada, benar-benar memiliki makna yang sangat mendalam, masa – masa yang sulit, dilewati bersama, mencoba bangkit dengan semangat yang membara, bertahan
dengan kondisi yang mengharukan, mencoba melawan bedil dengan kayu yang kecil membuat perjuangan saat itu benar-benar terasa mendebarkan.

Kini sumpah pemuda hanyalah kiasan yang digunakan oleh sebagian kaum muda untuk mengadakan suatu acara, tanpa menyadari apa makna sebenarnya dari perjuangan. Mereka membuat lomba-lomba dengan dalih menanamkan sikap hormat tapi nyatanya hidup mereka pun selalu bersorak. Semangat menghilang rasa sudah tak diacuhkan, kemana semangat pemuda yang membara? Apakah hilang ditelan bumi bersama mereka yang telah berjatuhan gugur di medan perang?

Apa sih sumpah pemuda?

Sumpah Pemuda adalah ikrar yang dibuat oleh kaum muda yang dicetuskan melalui kongres pemuda kedua pada 27-28 Oktober tahun 1928 ini mengisahkan akan perjuangan anak-anak muda bangsa demi menyatukan daerah-daerahnya agar tercipatanya Kesatuan dan persatuan bangsa.

Kenapa pemuda? Pemuda adalah kekuatan utama bangsa. Pemuda berperan aktif untuk mengusir para penjajah pada masanya. Pada zaman penjajahan dulu muda mudi bangsa terbentuk dalam berbagai macam organisasi seperti Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumateranen Bond, Jong Ambon, Pemuda Kaum Betawi, Sekar Rukun, dan lain sebagainya. Kesadaran akan keinginan untuk merdekalah yang membuat para kaum muda bersatu dan membentuk organisasi di setiap daerah.

Tujuan Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda dibuat tentu bukan hanya semata-mata untuk menggapai cita-cita bangsa, namun juga sebagai Dopping atau pembakar semangat para kaum muda dalam melakukan perlawanan balik terhadap para penjajah, hal lainnya adalah sebagai ikrar yang mempererat tali persaudaran antar golongan daerah dan sebagainya.

“Bhinneka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu jua)”. Semboyan yang memang layak menjadi acuan bagi bangsa Indonesia yang begitu beragam. Kini saatnya pemuda masa kini menunjukkan bahwa kita layak menjadi bagian dari pemuda bangsa ini untuk menciptakan perdamaian bagi Negara tercinta.

Penerapan Nilai Moral

Saat ini kaum muda bukan lagi berhadapan dengan bangsa asing, melainkan dengan media sosial yang selalu menawarkan ragam berita-berita hoax, penyebaran isu-isu radikal, dan kasus-kasus lainnya. Kaum muda masa kini dituntut agar bisa menangkal semua itu sesuai dengan nilai moral dari Sumpah Pemuda. Bagaimana caranya? Dari hal kecil saja kita bisa menunjukkan bahwa kita memiliki nilai moral dari Sumpah Pemuda.

Dalam keluarga kita misalnya, saat ada berita masuk lewat grup whatsapp keluarga carilah kebenaran akan berita tersebut, lalu jelaskan jika itu adalah berita bohong agar keluarga kita tidak mudah termakan provokasi lewat pesan burung yang tersebar melalui grup keluarga, contoh lainnya adalah saat ada acara kerja bakti di lingkungan kita, kita ikut ambil bagian
di dalamnya seperti menjadi tim bersih-bersih, tim angkat, tim masak, dan sebagainya, dengan begitu terciptanya kerukunan akan sesama, sehingga dapat mengurangi rasa kecurigaan terhadap sekitar.

Dengan melakukan sedikit kegiatan kecil positif saja di lingkungan sekitar kita, kita dapat menanamkan atau kita dapat mengaplikasikan isi dari sumpah pemuda. Maka dari itu mari kita bangkitkan lagi semangat perjuangan, dengan berusaha melakukan hal positif untuk lingkungan sekitar kita.

“Indonesia butuh generasi kuat dan tangguh. Indonesia butuh generasi yang punya tekad memajukan negeri. Selamat hari Sumpah Pemuda ke-92. Mari perbarui semangat diri untuk Indonesia yang lebih baik dan unggul.”
(Peter Ginting)

SHARE
Previous articleDuta Damai Jakarta Siap Warnai Perdamaian Di Dunia Maya
Next articlePemuda dan Gaungan Sumpahnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here