Untuk Indonesia yang Damai dan Sejahtera

0
67

Berbicara mengenai perdamaian tentunya akan langsung tertuju pada negara dan rakyat yang sejahtera, dimana rakyat dan pemerintah bisa saling bekerjasama untuk bersama-sama menjaga negara dari perang saudara ataupun perang antar negara,namun negara belum bisa dikatakan damai sepenuhnya apabila rakyatnya masih sering beradu senjata dan memicu keresahan warga lainnya.

Indonesia merupakan negara yang aktif dalam memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Semangat diatas tertuang dalam pembukaan UUD 1945. 

Jika konstitusi kita menegaskan agar aktif dalam menciptakan perdamaian, sudah semestinya warga negaranya juga ikut aktif menciptakan perdamaian. Minimal perdamaian dalam diri, dalam keluarga, dan lingkungan sekitar kita.

Wujud dari perdamaian itu adalah, tidak ada kebencian dan kekerasan. Yang ada adalah rasa saling menghormati antar sesama, rasa saling toleransi, dan rukun antar umat beragama. Diluar itu, sikap gotong royong juga merupakan upaya untuk menciptakan suasana yang damai. 

Sudahkah diantara kita melakukan hal diatas? Jika belum, tidak ada kata terlambat untuk memulainya. Intinya, berbuat menebarkan pesan damai tidak ada kata terlambat. Menebarkan pesan damai harus dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Kenapa menerbarkan pesan damai penting untuk saat ini? Karena ancaman radikalisme dan terorisme masih berpotensi meledak di negeri kita. Paham kekerasan dengan mengatasnamakan perjuangan agama ini, sangat disayangkan.

Agama yang seharusnya menjadi sarana mendamaikan, tapi justru digunakan sebagai alat pembenaran untuk melakukan kekerasan. Bom bunuh diri dianggap jihad. Mati melawan pemerintah dianggap syahid. Sungguh sangat ironis. 

Padahal jihad yang sesungguhnya adalah melawan diri sendiri, agar bisa mengendalikan nafsu. Dan rakyat yang menolak peraturan yang dibuat oleh pemerintah,dan ingin membuat keonaran merupakan salah satu masalah dalam mewujudkan perdaiman seutuhnya bagi indonesia.

Dikutip dari  salah satu sumber,disana disebutkan bahwa indonesia memiliki  daerah yang rawan konflik antara lain adalah 6 daerah berikut ini yang sering terjadi kerusuhan.

Papua – Kerusuhan Tolikara

Sulawesi Tengah – Pilkada / sosial etnis

Jawa barat  – kemiskinan

Jawa Tengah – Sengketa lahan

DKI Jakarta – Tawuran

Sumatra Utara – penggusuran

Hal ini tentunya menjadi hambatan bagi masyarakat dan pemerintah untuk menciptakan perdamain yang di idamkan oleh warga negara,berbagai penanganan yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini pun sudah banyak, mulai dari ditugaskannya TNI dan polisi di papua untuk mengatasi kerusuhan dan masalah yang ditimbulkan oleh warga papua yang menganut peraturannya sendiri.

Selanjutnya masalah pilkada di sulawesi tengah yang masuk kategori daerah paling rawan dalam pemilu, Pemicunya misalnya pelibatan ASN dalam kampanye kecendrungan ASN tidak netral dalam pemilu dan memihak bisa menimbulkan potensi kerawanan. 

Selain itu kampanye hitam dan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian serta kampanye atas nama suku agama dan ras. Untuk mengatasi masalah ini kpu sulawesi tengah melalukan sosialisasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersikap jujur dalam pemilu dan mengedukasi masyarakat untuk tidak termakan berita hoax.

Setelah itu ada jawa barat dengan masalah kemiskinan,kemiskinan memang menjadi masalah serius yang harus benar-benar  di perhatikan oleh pemerintah,pemerintah dengan segala caranya terus berusaha untuk mengatasi masalah satu ini. 

Menurut data World Bank, Tercatat Indonesia menempati peringkat sembilan dalam daftar negara dengan jumlah orang miskin terbesar di dunia. Madagaskar menempati peringkat pertama sebagai negara dengan jumlah orang miskin terbanyak. Disusul oleh Kongo, Monzambik, Nigeria, Tanzania, Bangladesh, Etiopia, India, Indonesia dan China.

Oleh sebab itu saat ini pemerintah telah mengadakan program bantuan pendidikan berupa wajib belajar sembilan tahun bagi masyarakat yang tidak mampu dan yang terakhir Memberikan fasilitas yang memadai dan subsidi gratis. Hal ini ditujukan untuk menekan angka melek belajar dan  melahirkan masyarakan yang memiliki ketrampilan dan siap membuka lapangan kerja,agar kemiskinan diindonesia berkurang.

Lalu masalah sengketa lahan dijawa tengah yang tidak jarang memakan korban jiwa,masalah klaim tanah yang dilakukan oleh warga membuat bentrok antara TNI dan warga masyarakat setempat hal ini harusnya bisa ditangani dengan kepala dingin sehingga tidak akan timbuk korban, hal ini sungguh disayangkan karena perdamain antara pemerintah dan masyarakat belum menemui titik temu,hingga pengadilan yang akan memutuskan konflik ini dan memberikan keputusan seadil-adilnya untuk warga.

Lalu ada masalah tawuran di DKI Jakarta, hal ini seperti kebiasaan bagi masyarakat dki,tanpa disadari hal ini adalah masalah kecil namun berdampak buruk bagi warga lainnya,karena pengrusakan berbagai fasilitas secra membabi buta dan membuat sebagian rumah warga rusak,kembali lagi keamanan dari polisi adalah hal yang harus ditingkatkan untuk masalah ini.

Sebab jika dibiarkan hal ini akan terus berlanjut dari generasi ke generasi,dan bukan tidak mungkin akan semakin parah, di Indonesia sendiri tawuran tidak hanya terjadi di jakarta namun sebagian besr wilayah perkotaan, hal ini menjadi tugas kita bersama untuk selalu menjaga  wilayah kita dari kerusuhan dan membantu aparatur negara untuk selalu memberikan suasana yang kondusif untuk setiap wilayah.

Masalah yang selanjutnya adalah penggusuran di sumatera utara dikutip dari media berita nasional  Sedikitnya  170 petani yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) telah tiba di Jakarta pada Jumat (7/8). Mereka berjalan kaki dari Medan, Sumatera Utara, lebih dari 40 hari.

Mereka ingin berkemah di depan Istana Negara mulai Senin (10/8) untuk menunggu keputusan Presiden Joko Widodo menanggapi penggusuran areal lahan dan tempat tinggal yang mereka kelola dan tempati sejak tahun 1951. 

Para petani, lanjutnya, akan bertahan di Jakarta sampai pemerintah membuat kebijakan politik agar aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait bisa segera dilepaskan dan konflik agraria yang terjadi segera diselesaikan melalui redistribusi tanah serta reforma agraria.

Keadilan yang belum sepenuhnya diberikan oleh pemerintah kepada rakyat tentunya membuat rakyat berusaha mencari keadilan serta menuntut hak mereka kepada pemerintah,dapat dikatakan keadilan belum sepenuhnya merata diindonesia sehingga belum bisa dikatakan bahwa rakyatnya sejahtera dan damai.

Dari semua masalah diatas kita sebagai warga indonesia harus bekerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan indonesia yang damai dan sejahtera,dari aspek ekonomi,daerah maupun negara. Meski Indonesia merupakan negara yang toleran, faktanya masih ada sebagian masyarakat kita yang cepat marah yang karena persoalan sepele. 

Kekerasan mudah terjadi hanya karena provokasi. Kedepannya, provokasi semacam ini diharapkan tidak terjadi lagi. Masyarakat harus cerdas dan bisa memilah, mana provokasi mana yang bukan. Lihatlah Indonesia sebagai negeri yang tenteram, yang mengakomodir keberagaman. 

Lihatlah Indonesia sebagai negeri yang rukun, tanpa ada kebencian dan kekerasan. Itulah Indonesia yang sebenarnya.

Berikut upaya apa saja yang dapat kita lakukan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan indonesia yang damai dan sejahtera.

1. Stop Membagikan Berita-berita Hoax

2. Saling Menyayangi Tanpa Melihat Latar Belakang SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) 

3.bertoleransi dan mencintai perdamaian.

4. Fokus Membangun Masa Depan untuk memajukan indonesia.

5. bekerja sama untuk mewujudkan keadilan bagi semua warga negara.

Apapun upaya yang kita lakukan untuk menjadikan indonesia damai dan sejahtera, kalian adalah pahlawan bagi indonesia,tanamkan sejak dini rasa cinta damai dan cinta negara pada anak-anak dan pada diri kita agar indonesia menjadi negara yang bebas dari kerusuhan,perang dan segala masalah yang mengancam ketahanan jiwa dan negara.

Bersama sama, bekerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan indonesia yang mencintai perdamaian,bertoleransi tinggi dan selalu peduli terhadap sesama sehingga indonesia akan menjadi negara yang sejahtera dengan sumber daya manusia yang berakal dan teredukasi.

Indonesia for us and us for Indonesia,we love indonesia.

SHARE
Previous articleSepak Bola: Bahasa Persaudaraan di Tanah Air
Next articleAksi Nyata Pemuda Dalam Perdamaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here